Sabtu, 20 Mei 2017

D

Tak perlu kau menuntut setiap orang untuk nyaman dan selalu berada di dekatmu.  Mereka punya pilihan. Ku saran kan jangan terlalu menaruh hati pada orang yang belum benar-benar seutuhnya menjadi milikmu, karna sakit bisa terjadi kapan saja.

Ah ya. Ku percaya sekarang bahwa tak ada yang kelal tentang apapun pada manusia. Termasuk urusan hati. Kadang kau harus mandiri.  Entah itu hidupmu atau tentang perasaanmu. Kau pun harus pandai mengelolanya.
Jangan mencintai terlalu dalam atau sakitnya akan lebih dalam. Mencintai sewajarnya, karna ada hal yang harus sangat sangat kita cintai yaitu Tuhan. Percayalah.  Hanya Dia yng punya segala sesuatu yang kekal. Maka bergantunglah padanya.

Kamis, 18 Mei 2017

C

Aku tahu kita tak begitu jauh. Tapi juga tak sedekat bayang bayang.
Mungkin ku bisa menyentuh bayangmu lewat sinar matahari yang dipantulkan pada suatu objek.
Banyak hal yang ku renungkan tentang bagaimana caranya agar ku bisa menyentuhmu, walau hanya ujung rambutmu. Tapi aku tak bisa.

Minggu, 14 Mei 2017

B

Sebenarnya ketika seseorang mengatakan bahwa ia mampu seratus kali, seharusnya kau bisa memastikannya seribu kali. Karena biasanya, orang yang selalu kuat bukan karena mereka benar benar orang yang kuat. Tapi mereka hanya mencoba untuk menguatkan diri. Dekaplah mereka, karna mereka bisa rapuh kapan saja. Tak seperti besi kebanyakan. Percayalah, bahwa membuat seseorang nyaman dengan caramu dan dengan keinginannya adalah suatu kebahagiaan yang tak bisa didefinisikan.

A

Lalu setelah kau mencoba buah buah yang masam, kau mengerutkan dahimu.  Cukup sebagai pertanda bahwa kau tak tahan dengan rasanya.  Tapi tidak membuatmu berhenti sampai disitu. Kau masih mencoba buah buah yang lainnya.

Kau kenal cinta?
Seperti itulah.  Seperti kita memakan buah yang masam.
Walaupun kita tak suka,  dan akhirnya hanya menimbulkan sakit perut, tapi kita tak berhenti mencobanya. Karna dibalik semua rasa tsb tersimpan kenikmatan tersendiri.

Kau tahu rindu?
Ku tak bisa mengibaratkannya dengan buah. Dia adalah misteri. Kadang tak bisa berhenti. Sejenak kupikirkan, bahwa rindu membuang banyak energi. Ah ya, seperti berlari dalam derasnya hujan. Kadang kita lupa dimana harus berhenti. Kadang tempat tujuan pun terlewati. Sampai tiba ku berhenti untuk berteduh. Hah ternyata, rumahku masih jauh.

Kau tau sesal?
Tak perlu untuk ku jabarkan.  Semua orang tahu, dia adalah sang penguasa akhir keputusan. Kau tau senjata untuk melawan sesal?
Ikhlas.
Itulah pelajaran seumur hidupku..

Sabtu, 13 Mei 2017

Lifestory

Aku pernah mengalami,  ketika berada pada titik terendah dalam hidup.
Ternyata benar, mereka bukan lebay tentang hal hal yang selalu mereka keluhkan. Aku pun tak mewajarkan segalanya.  Hanya saja kamu perlu merasakan dulu, setidaknya sedikit, maka kamu bisa membuat kesimpulan atas opinimu itu.

Aku percaya. Roda kehidupan berputar, mungkin bisa 360 derajat. Aku mengalaminya.

Sempat ku mengeluh dan hampir kehilangan akal sehatku, tapi Tuhan yang menguatkan aku. Semakin dekat dengannya,  semakin kuat kita dirangkulnya.

Menyembuhkan hati yang luka tak melulu soal waktu. Kau pun harus memiliki niat.  Satu tahun belum cukup untukku menyembuhkan segala sakit yang ku rasa. Ikhlas adalah hal paling sulit.

Hampir saja aku membuat sabarku membatu. Aku menjadi keras. Tak tahu kemana harus melangkah.

Sekarang aku tak terlalu peduli apa yang orang nyanyikan dibelakangku.

Dan memang benar apa yang dikatakan Ali bin Abi Thalib.. Terhitunglah sudah siapa yang tepat berada disisi sulit ini..

Aku bersyukur.  Setidaknya masih ada yang tahu bagaimana perasaanku sesungguhnya..

Tiga

Tak terasa sebulan sudah diabaikan. Meski tak melulu tentang dia,  hati berbicara pada jiwa nya sendiri.  Tak bisa dipungkiri memang. Engkau pun tak salah.  Dia juga sama. Hanya saja keadaan mendesak secara tibatiba.  Bukan sengaja. Percayalah, semua akan baik baik saja.
...

"Suatu saat nanti kau akan tahu, bagaimana meredakan perasaan yang menggebu"

Kamis, 11 Mei 2017

entahlah

mungkin kau berpikir, bermain bisa meredakan rasa pusingmu
tapi sungguh. aku bukan tempatmu bermain, kau datang dan pergi sesuka hati.
tolong.. hargai setiap perasaan yang ada.

aku menunggu bukan dengan kekosongan, ku membawa berjuta khawatir sambil mengingat dirimu..
aku menanti bukan dengan lamunan, karna sungguh...aku benar benar sedang menanti..
:(

Selasa, 09 Mei 2017

Dua

Ketika aku berlari dengan kaki ini, ku jinjitkan sedikit agar tak kentara suara langkahnya.
Aku pergi tiba tiba,  diam diam,  membawa beribu rahasia.
Berharap akan menemukan tempat untuk menabur rasa sesal, menuai rasa senang.
Dia yang selalu datang tiba tiba pun kini menghilang.
Mungkin bencinya lebih besar dari kobaran api tungku rumah sebelah.

Tak apa.
Setiap manusia memiliki salah.
Menyesal adalah kesimpulan sikapku.
Tak apa.
Setiap manusia bisa berubah.
Bersyukur kan ku jadikan tabunganku.
~~~

Senin, 08 Mei 2017

Satu

Pagiku datang dengan sinar yang ragu.
Membuatku bertanya apakah ia sedang malu malu?
Walau begitu kita semua harus tau, bahwa semesta dicipta untuk dijaga.
Kamu dicipta untuk merasa.
Merasa cinta yang manis seperti gula.
Ah sudah. Masih pagi.
Cintaku masih terbalut dalam mimpi.

Kamu

Ah ya. Aku ingat dengan jendela yang belum sempat ku tutup dengan rapat. Bagaimana ini? Haruskah ku memutar balik?  Tidak mungkin rasanya.  Ya sudahlah.  Biarkan sebagaimana adanya saja.  Paling kucing nakal yang masuk ke dalam kamarku.

Setelah hujan selesai dengan tetesan terakhirpun aku belum dengar lagi kabar darinya? Sungguh ku rindu. Menyiksa, tapi tak membuat sesak. Sepotong kue coklat kesukaan mama ku lahap sampai habis sambil ku tunggu kabar darinya.

Kampusku sangat penuh sesak, orang beramai-ramai mengurus kartu rencana studi mereka. Aku sudah selesai dua hari yang lalu karena dosen pembimbingku akan berangkat untuk proyek penelitiannya.  Syukurlah. Setidaknya aku tenang dengan urusan kampusku.

Bagaimana dengan jendela dan seseorang yang selalu ku tunggu dibaliknya? Sedih rasanya..

 

HOPE Template by Ipietoon Cute Blog Design